[FF] 60 Seconds Of Love Chapter 3

60 Seconds Of Love

60 Seconds of love poster KyuNa

Title: 60 Seconds Of Love Chapter 3

Genre : Romance, Family

Pairings: KyuNa (KyuHyun & Yoona)

Main Cast:

– Im YoonA ‘SNSD’ as Im YoonA

– Cho KyuHyun ‘Super Junior’ as Cho KyuHyun

Support Cast:

– Wu Yi Fan ‘EXO-M’ as Yi Fan

Lenght: Chapter

OST:

– Soyu ‘Sistar’ : Saying I Love You

– Taemin ‘SHINee’ : It’s You

Note:

  Chapter 3 is appear!! :D

Setelah lama tak  membuka blog, pada akhirnya kesampaian juga nge – posting satu ff😥

Ya. Semoga di kedepannya Author bisa maksain jadwal buat nge posting semua ff di blog ini..😀

*Wish is sended*

Huahh..

Udah ah..

Ok, langsung aja ya?

Don’t forget to leave a comment ..

Happy Reading!! ^^

~~~~~~oOo~~~~~

 

~ 60 Seconds Of Love Chapter 3 ~

KyuHyun P.o.V

 

Kosong..

Dan Hampa..

 

Aku hanya mampu melihat perasaan-perasaan menyesakkan itu di pupil matanya yang hitam,

Di bolamatanya yang seindah permata hitam..

Di tengah binar-binar kecil mata yang begitu menyejukkan hati,

 Aku…

Aku.. sudah bagaikan es yang mencair di bawah teriknya mentari..

Aku sama seperti sebuah balok kayu yang hancur karena termakan usia..

Aku tak mampu berkata jujur padamu…

Aku tak mampu lagi melihat ke dalam bolamatamu..

 

  Bahkan ia belum mengucapkan sepatah katapun saat kelopak mata itu terbuka,

Tapi kenapa? Kenapa hatiku terasa amat perih? Kenapa rasanya terlalu perih saat dirimu menatapku dengan sorot itu??

 Kenapa Yoona?? kenapa??

Apa kau begitu membenciku? Apa kau sangat membenciku hingga rasanya sangat sulit menerima kehadiranku kembali??

 

 Yoona..

Aku tahu..

Jika di matamu aku tampak seperti seorang pria yang sama brengseknya dengan pria-pria di luar sana..

Jika di pandangan matamu, aku sama layaknya seorang pengecut yang tak mampu menjagamu dengan sepenuh hati..

Jika di pandanganmu, mungkin aku tampak persis seperti laki-laki egois yang tak pernah mempedulikanmu..

 

Tetapi..

Aku tetap saja begini..

Aku…

 Sungguh aku tidak mampu memungkiri perasaanku, aku tidak sanggup menyiksa diriku sendiri,

 Aku tidak akan sanggup menyiksa hatiku yang sudah terlanjur rapuh karenamu..

 

Aku rapuh.. bahkan sangatlah rapuh..

 

Aku rapuh tanpa kehadiranmu di sisiku..

Aku rapuh tanpa senyumanmu di setiap aku membuka pintu rumah..

Aku rapuh tanpa suaramu yang selalu terdengar indah..

Dan..

Aku rapuh tanpa kehangatanmu di dekatku..

 

Aku..

 

  Aku tak bisa hidup tanpa dirimu..

Yoona. Im Yoona..

Sekuat apapun kakiku berlari, setegar apapun hatiku berusaha untuk melupakanmu, semuanya sia-sia…

 Karenamu semuanya hanya akan sia-sia..

Aku hanya akan terjerembab dan jatuh di jurang yang dalam..

Aku hanya akan menangis di kesepian hati..

Karenamu.. ini semua karena dirimu..

 

 Wanita yang berusaha keluar dari kungkungan keluarga,

Wanita yang begitu tegar meski semua orang tak pernah mendengar suara hatimu,

Hatimu yang seputih salju..

 

 

 Aku begitu mencintaimu Yoona..

Aku rela melakukan apapun demi dirimu..

Demi cintaku padamu..

 

 

   “APA KAU MAU MEMPERMAINKANKU??!!!”

Dia menarik kerah bajuku dengan begitu kasar. Aku yakin dia sedang sangat marah sekarang,

 Bahkan sorot matanya tampak sama mengerikan,

Tapi aku harus berusaha membujuknya,

   “Aku tahu ini tampak sangat bodoh di matamu.. tapi Yoona-”

   “Apa hah??!! Apa kau ingin meninggalkannya lagi??!!”

  “Bukan begitu…”

  “Lalu apa??”

  “Aku yakin dia masih mencintaimu!” ucapku cepat tanpa jeda yang teratur.

 pasalnya nafasku mulai terasa sesak..

Sungguh, aku tahu jika nanti aku akan menyesali kata-kataku yang tadi..

Aku tahu jika nanti aku akan memohon sampai mati agar Tuhan membuat waktu kembali terulang..

Agar aku bisa menarik kata-kata itu kembali..

 

   “Apa kau tak takut jika nanti aku merebutnya darimu?..”

Tapi..

Aku tak menjawab sebaris pertanyaan menyakitkan itu..

Aku hanya terdiam membisu..

Aku tak mampu berkata-kata..

Bibirku seakan terkunci rapat, dan perasaan di dalam dadaku perlahan mulai tercampur aduk menjadi satu..

  Dan dengan bagian-bagian yang abstrak, hatiku terpecah menjadi beribu bagian..

 

Dan salah satunya adalah..

  Rasa cinta..

Ya. Aku memang mencintai Yoona..

Aku memang sangat menyayanginya..

Namun,

 Apa yang terjadi jika Yoona berpaling pada pria ini?

 Apa yang terjadi bila wanita yang kukasihi dengan seluruh cintaku malah memandang kearah pria lain?

 Dia.. akan tersenyum pada orang lain..

 Dia.. akan tertawa untuk orang lain..

 

Tidak..

Aku tidak mau itu terjadi..

Aku tidak mau kehilanganmu..

Aku tidak ingin kehilangan cintaku disini..

 

 Tapi, jika terus bersamaku… apa dirimu akan bahagia Yoona??

 

   “Jika Yoona memanglah mencintaiku.. apakah kau akan mengijinkannya bersamaku?..”

  “Akankah kau melepaskannya sehingga ia bisa berada disisiku?..”

Kemudian..

Aku melihat satu ekspresi datar itu terlukis di wajahnya yang keras. Ekspresi tanpa perasaan yang mencerminkan dirinya yang begitu kokoh,

  Wu Yi Fan..

Seseorang dengan temperamental buruk –yang kutahu- sangat dicintai Yoona..

 Masa-masa SMA dulu… Yoona sangat dan sangat menyukainya…

Laki-laki yang benar-benar kasar saat mencoba melindungi Yoona. Laki-laki yang rela melakukan apapun untuk gadis itu bahkan sesulit apapun rintangannya..

 Laki-laki yang rela mengorbankan satu ginjalnya untuk membuat Yoona tetap bernafas..

 Laki-laki yang rela beribu kalipun mendonorkan darahnya untuk seorang Im Yoona…

Ia sangat hebat..

 Ia begitu setia..

Ia tidak seperti sosok yang selama ini selalu ku bayangkan… Ia tidak seperti sosok yang selalu di tolak untuk di ceritakan Yoona… Ia juga tidak seperti sosok yang pernah menyakiti Yoona,

 

  Dia… mampu melindungi dan menjaga sesuatu yang ia anggap begitu berarti untuknya,

Lalu aku??

Dirimu juga adalah satu-satunya orang yang berarti untukku, berarti untuk hidupku yang hampa…

Tapi aku tetap tak tahu apa yang harus kulakukan untuk dirimu…

Bahkan itu hal-hal kecil.. tapi aku tidak pernah tahu apa itu..

 

Aku.. begitu pengecut kan Yoona?

Aku.. begitu bodoh kan Yoona?

Orang yang selemah diriku, apakah pantas untukmu??

Apakah orang yang mengingkari sumpah sendiri sepertiku, masihkah berhak berada disisimu??

 

Yoona…

Jujur,

Aku masih ingin bersamamu..

Aku masih ingin memandangimu di setiap detikku..

Kau tahu?

Ini karena dirimu yang kucintai Yoona. Hanya dirimu yang ada di hatiku. Hanya wajahmu yang selalu ada didalam pikiranku..

Meski kau tak mengingatku sama sekali…

I Still Loving You, Im Yoona..

Biarlah perasaanku ini hanya akan menjadi saksi bisu diriku di ke depannya..

Biarlah cintaku yang hanya dirimu ingat..

Bisakah kau melakukannya Yoona??

 

Lalu, aku mendongak menatap Yi Fan..

dan menjawab:

   “Jika kau benar-benar mencintainya…”

   “Aku akan melepaskannya untukmu…”

   “Tolong jaga dia baik-baik untukku…”

 

  “Kau.. mau kemana??” ia menegurku tepat di saat pintu terbuka,

Saat itu..

aku hanya menjawabnya dengan satu kalimat,

  “Ke tempat yang sangat jauh..”

 

 

Author P.o.V

 

1 menit…

10 menit..

30 menit..

 

Bolamata dengan sorot mata tulus itu tampak begitu gelisah. Padahal ia baru saja melihat dunia yang ia rindukan setelah sekian lama terbaring koma,

  Ia berkeringat dingin..

 Gadis tersayang seorang Cho KyuHyun itu kelihatan tak begitu sehat.. baik itu sekarang atau mungkin untuk kedepannya juga..

 Ya. Yoona tampak mengedarkan pandangannya seakan sedang mencari seseorang,

 Mungkin lebih tepatnya,

ia tengah mencari seorang lelaki yang baru saja hadir di mimpi buruknya..

 

  Seorang lelaki yang bukanlah laki-laki yang kini ada di sampingnya.

 

   “Yoona…”

Yoona tersentak sejenak.

Hatinya terasa begitu aneh dan ia pun tidak begitu menyukai perasaan ini..

  Jantungnya berdegup begitu kencang..

 

   Im Yoona menatap sosok lelaki bermarga Wu itu dengan ekspresi yang tak bisa di baca oleh siapapun,

  Dan..

Tepat di detik itu juga, bolamata hitamnya bergerak gelisah..

Ia seperti mengingat sesuatu..

 

   “Tetaplah di sisiku!”

  “Yoona…”

  “Yoona!!”

 

Dia gemetaran.

Kepalanya serasa berdenyut kencang seakan ada ribuan balok kayu yang memukulnya,

 Rasanya begitu menyiksa..

Sangat dan sangat menyakitkan..

 

  “Yoona… kau mengingatku??” Yi Fan melangkah perlahan mendekat dan meletakkan kedua telapak tangannya di bahu Yoona.

Namun Yoona malah menepisnya,

Lelaki berparas dingin itu semakin muram..

Sorot matanya yang dingin menjadi semakin menusuk tajam, apalagi saat perempuan yang ia nantikan malah kelihatan tak mempedulikannya,

Dan malah mencari orang lain..

 

Yoona menggenggam erat selang infus yang masih melekat di punggung tangan kanannya.

  Ia memejamkan matanya sejenak dan sedetik kemudian Yoona menariknya kasar,

 

  30 menit berlalu…

 

 Dan Yoona kelihatan seperti orang linglung yang berusaha mencari sebongkah pecahan hatinya yang mendadak hilang..

 Ia terus saja berjalan menyusuri koridor rumah sakit..

Dengan sorot mata kosongnya..

Dengan ekspresi kosongnya..

Ia tak tahu harus ke mana untuk mencari bongkahan hatinya itu. Ia benar-benar tak tahu..

 

  Ia tidak tahu apa-apa.

Tetapi hatinya terus saja memaksanya bergerak tuk mencarinya..

Kini yang ada di kepalanya..

 

  Hanyalah bayangan seorang laki-laki yang berbicara di dalam mimpinya..

 

  “Meski kita tak mungkin bisa bersama lagi, aku akan selalu ada di dekatmu…”

   “Aku ada di hatimu.. aku ada di pikiranmu… selamanya…”

   “Yoona… Aku akan selalu mencintaimu..”

  “Kau hanya perlu percaya padaku.. kau tidak perlu mencariku lagi..”

   “Karena aku akan selalu ada di sisimu tanpa mampu kau lihat…”

   “Jika dirimu merindukanku, kau hanya cukup memejamkan matamu lalu sebutlah namaku, aku pasti akan hadir untukmu..”

 

Yoona memejamkan matanya..

Perlahan… tetesan airmata itu kembali mengalir..

Untuk yang kesekian kalinya ia menangis..

Untuk Cintanya yang telah menghilang tanpa mampu ia cegah..

Cho…

KyuHyun…

 

Lalu, sepasang kaki yang sedari tadi mengikutinya  mulai memutuskan untuk mendekatinya..

Namun, langkah itu tiba-tiba terhenti..

 

Saat gadis tersayangnya mengatakan satu hal yang mengejutkan hatinya…

 

   “Oppa…. Jangan tinggalkan aku lagi…”

  “Kumohon padamu…”

 

 

  Miracles can happen, Yoona..

   60 seconds story of You and I..

   60 million of my promise to you..

   Will end in sad ending???

 

But, I believe…

You and I are one..

 

 

In One Heart..

 

 

To Be Continued

11 thoughts on “[FF] 60 Seconds Of Love Chapter 3

  1. OMMO akhirnya dikau ngepostff lg thor, tp jujur aku bingung deh bacanya krn jarak yg lumayan jauh kali ya dari part sebelumnya, apa aku ngga baca yg part 2 kali ya, jd kaya ada yg hilang gitu. overall i love this fanfic. you are jjang ! and keep writing right😉

    Suka

  2. Sumpahh ini keren bnget, dari part 1 smpe yg ke’tiga ini gak trlalu bnyak dialog, tpi gak bkin aku bosen bacanya..
    Setiap katanya itu’lohh yg berusaha mnjelaskan dngan cara misterius(?) #ehhehehee :v
    ..tpi ada 1 kekurangannya author, ini trlalu pendek -_- hehee ^^v

    Suka

  3. Pliss… Smoga org yg d mnta yoona buat jgn meninggalkn.a itu kyuhyun, tp kaya.a sih itu yi fan😦 thor buat kyuna brstu y? Plis, jeball

    Suka

Express Your Feelings! With make a comment.. ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s