[FF] The Cup Of Love Chapter 7 -End

The Cup Of Love

YoonWon ff poster

Title: The Cup of Love Chapter 7 – End

Genre: Romance, Family

Author: Yuunagi MN

Pairings: YoonWon (Yoona & Siwon)

Main Cast:

– Im YoonA ‘SNSD’ as Im YoonA

– Choi Siwon ‘Super Junior’ as Choi Siwon

OST:

– Na Yoon Kwon ft. IU : It’s First Love

Note:

  Annyeong!! Apa kabar reader2 setia yang baca ff ini??😀

Pasti pada baik saat Author hiatus selama 3 hari #Renungan😥

Oke, mian untuk yang nunggu, kita langsung saja ya?🙂

 Silent Reader? harap menjauh dari ff ini!!😥

Happy Reading!!

 

~ The Cup Of Love Chapter 7 ~

 

   Siwon membenturkan dahinya ke stir mobilnya.

Ia mendesah pelan, benaknya sudah seratus persen di penuhi dengan perasaan-perasaan aneh yang sama sekali tak disukainya.

  Rasa khawatir, tidak terima, juga perasaan menyesal itu tak kunjung lenyap juga. Dan pria bermarga Choi itu merasa sangat frustasi menyadarinya,

   Tidak adakah rasa senang seperti yang dulu ia idam-idamkan ketika membayangkan seorang Im Yoona raib dari hadapannya?

   Bukankah inilah do’a nya yang dikabulkan oleh Tuhan?

  Lalu kenapa?

 Kenapa sekarang hatinya membelok ke jalan yang sungguh sangat tak ia sukai??

   Kenapa begitu mudahnya??

 

  Sial!!

 Choi Siwon menginjak pedal gas dengan kekuatan penuh. Tak peduli lagi berapa kecepatan kendaraan yang kini ia pakai. Ia sungguh tak peduli!

  Apalagi tentang para polisi lalu lintas yang sudah bersiap menghadangnya karena hal itu..

  Siwon tak pernah pusing-pusing untuk memikirkannya. Toh ia hanya perlu membuka dompetnya, maka masalahnya selesai bukan??

  Dia sudah sering menghadapi hal ‘sepele’ seperti ini..

 

Dan.. apa tujuannya melakukan semua hal ini??

  Tentunya untuk melenyapkan perasaan yang kini menjerat hatinya, yang mengurung perasaan bahagianya.

Siwon tidak mau terus-terusan terlihat seperti orang bodoh yang sedang patah hati.

Ya, ia menyadari akan hal itu walaupun harga dirinya menolak mentah-mentah fakta tersebut.

  Sungguh sangat miris..

 Seseorang yang tidak pernah menunjukkan perasaannya sedikit pun.

 Seseorang yang bahkan tidak pernah peduli pada perasaan orang lain, tak terkecuali pada gadis yang sesungguhnya telah menempati sudut terdalam hatinya..

 Seseorang yang tetap bersikukuh menempatkan harga diri di atas segalanya..

   Akankah bisa merasakan apa yang namanya ‘kebahagiaan’??

 

  Walau ia menolak mentah-mentah kenyataan itu. Meski dirinya telah berusaha mati-matian membunuh apapun rasa yang ada di hatinya, yang namanya rasa Cinta itu tidak mungkin bisa lenyap dengan begitu mudahnya.

  Tidak seperti perasaan-perasaan lainnya yang mungkin dapat lenyap tak berbekas hanya dengan satu kedipan mata, tapi perasaan yang satu ini tidaklah ada bandingnya..

  Cinta. Rasa Cinta..

Jika rasa cinta itu telah benar-benar melekat di hati seseorang, tidak kan pernah ada yang bisa menghapusnya walau itu dirinya sendiri,

  Yah, kecuali orang itu salah menafsirkan mana yang namanya ‘Suka’ dan mana yang namanya ‘Cinta,

  Beberapa orang mengatakan ketidakbenaran akan hal ini.. mereka berpendapat jika yang namanya Cinta, bisa menghilang sesuka hatinya, kapanpun yang ia mau..

  Tapi, apakah mereka pernah berpikir?

Apakah rasa Cinta yang mereka rasakan sekarang memanglah Cinta yang benar-benar cinta? Atau hanya sekedar rasa kagum? Rasa suka? Atau yang lainnya…

 

   “Dasar bodoh!” Siwon memukul stir mobilnya untuk yang kesekian kalinya.

Entah sudah berapa kali ia mengumpat, marah-marah tak jelas, dan mengeluarkan kata-kata seperti yang barusan ia ucapkan,

  Ia tampaknya belum merasa puas, bahkan mungkin tak akan pernah puas.

Pasalnya bayangan gadis itu terus saja menari-nari di pelupuk matanya. Bagaimana ia tidak kesal dan terus-terusan mengumpat??

  Bahkan setelah pergi pun Yoona tidak pernah berhenti mengganggunya, mengganggu pikirannya, juga mengganggu hatinya..

 

Siwon kembali berteriak kencang “Im YoonA!!”

Tapi tetap saja..

  Sosok ceria berwajah super lugu itu tidak juga muncul di hadapannya. Sungguh tidak seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu saat ia memanggil nama yeoja itu.

  Saat itu, ia tak perlu menunggu sampai berjam-jam untuk melihat wajah manisnya. Yoona akan muncul dengan sendirinya dalam waktu sepersekian detik saja, pasalnya gadis itu selalu dan selalu saja mengekorinya.

  Dan akhirnya… sekarang, Siwon merasa sangat merindukan gadis berwajah Jepang-Korea itu… untuk mengganggunya seperti biasa..

 

  Lalu, sekarang…

Pria tampan itu tampak sibuk menyusuri setiap meter bandara Internasional Seoul. Ia masih tidak mau memanggil nama Yoona, atau setidaknya meneriakkannya seperti yang biasanya terjadi di drama-drama TV.

  Tapi, kali ini alasannya bukanlah karena harga dirinya yang terlampau tinggi ataupun dirinya yang tak mau merusak imej Cool nya..

 Melainkan karena satu alasan paling mustahil yang pernah ia alasankan..

  Yah, siapapun tak akan pernah berpikir jika seorang Choi Siwon yang selalu berbuat seenaknya itu, ternyata mampu memikirkan alasan itu.

  Siapa yang tahu bukan?

Jika pria dengan seribu satu dendam di hatinya itu, tidak pernah mau tersakiti oleh apapun…

  Ia tidak mau!

Tidak karena dirinya sendiri, juga tidak karena orang lain.

 Siwon tidak mau jika dirinya terlalu berharap banyak dengan berteriak-teriak seperti orang bodoh memanggil nama gadis itu, maka ketika harapannya tak kunjung terwujud, ia akan merasa sangat putus asa..

  Iya..

   Pasti ia akan merasa sangat putus asa sama seperti saat ibunya tak kunjung kembali normal dari penyakit jiwanya.

  Padahal ia telah berharap bahkan sangat berharap ibunya akan kembali berkumpul dengan keluarga besar mereka sehingga Choi MinHo tak akan bersikap sok tua padanya,

  Ia sudah berdo’a, setiap malam dan setiap menit… tapi apa yang mampu ia katakan lagi??

  Dirinya akan tetap merasakan sakit saat terjatuh dari mimpi indahnya yang terlampau tinggi…

 

Dan..

  Choi Siwon tidak ingin kejadian yang terdahulu, rasa sakit yang pernah ia rasakan, kembali terulang untuk yang kedua kalinya…

  Tidak. Yoona…

Gadis itu mungkin akan membuatnya kembali terjatuh dan merasakan rasa sakit itu.

  Mungkin…

Tapi ia tak bisa memungkiri lagi, jika dirinya sangat membutuhkan sosok itu…

   Im YoonA… Ya, hanya dia..

 

  Siwon mendesah pelan saat kakinya tak bisa diajak bekerja sama lagi. Juga ketika ia melihat pesawat yang mulai lepas landas dari ruangan berkaca itu,

  Ia mengusap wajahnya, menyerah mengejar impiannya..

Semuanya akan sama saja..

 Tidak ada yang berubah..

Apapun yang ia perbuat, tetaplah tidak akan  membuat seorang Im Yoona kembali padanya…

  Gadis itu telah pergi..

 

     “ChoiChoi!!”

Ya, bahkan panggilan bodoh itu masih saja terngiang di telinganya.

 Siwon berjalan perlahan,

   “ChoiChoi??” Namun lelaki itu terperangah tak percaya. Saat sebuah tangan menarik belakang kemejanya,

  Ia sangat mengenal kebiasaan siapa ini…

Tapi.. tidak mungkin!

  Choi Siwon memutar badannya. Dan detik itu juga ia sungguh tak mempercayai apa yang ia lihat,

  Yoona…

  Ia masih belum berangkat??

   “ChoiChoi kenapa ada-” gadis yang memakai topi rajutan hangat itu terkaget-kaget saat ChoiChoi mendadak memeluknya, tanpa tanggung-tanggung bahkan membuatnya tak bisa bernafas dengan benar,

  Yoona memukul punggung lelaki itu. Dirinya bahkan tidak bisa berbicara dengan lancar,

   “Kau masih saja bodoh! Bodoh!!” ia memukul pelan belakang kepala Yoona. kesal, tapi juga senang.

  Ternyata Yoona… belum benar-benar meninggalkannya!

   “ChoiChoi! Aku tidak bisa bernafas…” Yoona menggeliat, mencoba melepaskan diri, atau setidaknya ia bisa mengambil nafas,

 Ia mengeluh.

  Ini bukanlah sebuah pelukan! Tapi ini siksaan!

Tapi toh Siwon tidak terlalu mempedulikannya. Rasa hangat yang menjalar ke seluruh tubuhnya telah terlanjur membuatnya nyaman.

 Yah, meskipun Yoona mungkin tidak merasakan hal yang sama seperti yang tengah ia rasakan, Siwon tidaklah peduli..

   “Aku-tidak-bisa-bernafas!”

Yoona megap-megap sendiri. Membuat Siwon pada akhirnya melepaskannya juga..

  Tapi..

   “Ayo pulang!” ajaknya To The Point seraya mengulurkan tangannya.

Yoona menatapnya bingung,

   “Tetaplah bersamaku.. jangan pergi ke Rusia ataupun kemanapun itu! Aku akan mengajarimu bagaimana caranya menjadi dewasa…”

 Dan bolamata bening gadis itu membesar seketika. Pertanda bahwa sang pemiliknya sedang terkejut,

   “Sungguh? kali ini ChoiChoi tidak akan membohongiku lagi kan?”

   “Anio. Aku bersumpah…”

Im Yoona tersenyum polos. Ia menjawab uluran tangan itu dengan pelukan khas nya.

  Tentunya juga dengan teriakan lugunya,

   “CHOICHOI!!”

 

 Dan…

  Wadah itu..

    Wadah dari Cinta itu adalah..

   “Aku mencintaimu, My Stupid Yoong Yoong…”

 

……… adlah sebuah kejujuran dari dalam diri sendiri

 

The End

29 thoughts on “[FF] The Cup Of Love Chapter 7 -End

  1. Yoona nggak jadi pergi..
    Akhir.y Yoonwon bersatu,, tapi kayak.y butuh sequel deh author tentang cara siwon membuat yoona dewasa pasti seru..😉
    buat sequel.y ne author..

    Suka

  2. author akhirnya happy ending buat sekuelnya dong, buat yoona dewasa apa dy masih ngikutin siwon atau siwon yg malah ngikutin yoona
    sekuel bisa tidak author????
    hehe gomawo ne ^^ msh bnyk yg hrus d baca nih d blog ini

    Suka

  3. Aaa jinja?? Ff ini bgus bgtt >< bner" bgus daebakk
    Yoona eonnie suka bgt tingkah.a yg polosss aaaa yoonwon dtnggu ff yoonwon slnjutnnya lgi^^
    Kl bs in dbuat sequel ne tp yoona eon ttp lugu,polos dll

    Suka

  4. annyooong…yoonadict isna imnida…saya rider baru thoor…
    saya kurang suka ff chapteran..jadi saga langsung baca yg ini..hehe
    gomawoo

    Suka

  5. Untung aja yoona belum keburu pergi,
    Swmoga mereka selalu bahagia…😊

    Tapi ada yang mengganjal, alurnya kecepetan dan aku rada bingung bacanya,😓 problem nya belom di jelasin secara detail dan kemana hilangnya choi minho yang bersikeras sampe berani membantah appanya hanya untuk bisa menikahi yoona..????? #BINGUNG

    Tapi tetep,, Thanks buat authornya yang udah mau capek-capek nulis ff yoonwon..😊

    Suka

Express Your Feelings! With make a comment.. ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s