[FF] An Innocent Dignity Chapter 7

An Innocent Dignity..

YoonHae ff poster An Innocent Dignity

Title: An Innocent Dignity Chapter 7

Genre : Romance, Family

Pairings: YoonHae (YoonA & DongHae)

Main Cast:

– Im YoonA ‘SNSD’ as herself

– Lee DongHae ‘Super Junior’ as himself

Support Cast:

– Im Seulong ’2AM’ as YoonA’s father

Lenght: Chapter

OST:

– Kim SungGyu : 60 Seconds

– Infinite : Man In Love

Note:

 Setelah pending selama hampir 3 hari, ff ini publish juga! *Syukuran*🙂

Mianhae karena itu…

Juga, tolong tinggalkan Komentar… I Need a Comment From You😥

Don’t forget to leave a comment ..

Happy Reading!! ^^

~~~~~~oOo~~~~~

 

~ An Innocent Dignity Chapter 7 ~

 

  Malam yang dingin, bagi Yoona ataupun siapapun yang sedang berada di luar rumah untuk saat ini,

Ia sebenarnya tidak cukup tahan dengan udara yang seperti ini. Bisa dikatakan, ia membencinya. Benci yang berada di bawah batas akut, artinya hanya sekedarnya saja.

  Yoona merasakan genggaman tangan pria yang sedang terlelap di samping tempat duduknya, kian mengerat. Ia menjadi bertanya-tanya,

    Dia sedang tidur atau sengaja berpura-pura tidur??

Faktanya, saat ia tak sengaja mendumel , maka jemari pria bermarga Lee itu akan menggenggam tangannya lebih erat dari yang sebelumnya,

  So, apa dugaannya tepat? Atau bahkan sangat keliru??

Dan, detik itu juga satu jawaban melayang dan melekat di kepalanya. Membuatnya mendengus kesal untuk yang kesekian kalinya,

   “Aku sudah berhenti bercerita! Kau sudah boleh bangun!!” teriaknya sebal,

 Tapi tak ada jawaban.

Hanya saja, satu lengkungan jahil tiba-tiba saja berada di wajah sang Namja.

  Benar. Donghae tengah tersenyum jahil…

Ia membuka kelopak matanya,

 Yoona merengut. Kesal karena merasa di permainkan…

   “Hei, kau marah???” pria itu tertawa-tawa sendiri tanpa mempedulikan mimik wajah Yoona.

 

Namun akhirnya ia tersadar.

  Bercanda di saat seperti ini tentulah tidak tepat. Benar kan??

Jadi, Lee Donghae menggerakkan satu tangannya untuk memeluk bahu Yoona. lalu berubah haluan menjadi lain..

  Ya, ia meletakkan telapak tangannya yang besar di belakang kepala Yoona dan menariknya hingga mendekat ke arahnya. Ah, lebih tepatnya ke dadanya.

Donghae memeluknya..

 

   “Aku tidak mau menangis…” Yoona berkata dengan nada pelan saat pria itu meletakkan dagunya ke atas bahu.

Yoona tidak membalas memeluknya, juga tidak melepaskannya. Ia hanya membiarkan Donghae melakukannya seorang diri,

   “Aku juga tidak ingin melihatmu menangis…” balasnya ringkas,

   “Lalu kenapa kau memelukku??”

   “Aku hanya merasa.. aku harus memelukmu..”

Yoona bungkam. Bukan karena apa-apa, ia hanya menunggu lanjutan kata-kata pria itu.

Ya..

Kata-kata yang selalu dinantinya belakangan ini..

Kata-kata yang membuatnya menyangsikan ketulusan nya..

Siapa tahu, mungkin kali ini Donghae akan mengucapkannya..

Seperti pria-pria yang biasanya berpacaran.. mereka akan selalu mengatakannya, bahkan kadang kala sampai mengumbarnya..

 Tapi, kenapa Donghae tidak begitu?

Kenapa Donghae tidak sama seperti kebanyakan pria diluar sana?

Dan..

Kenapa Donghae selalu membuat hatinya cemas?

Uh ayolah… bahkan itu adalah kalimat yang sangat mudah dikatakan siapapun bahkan oleh anak TK sekalipun??

Terlebih lagi, Suasananya yang begini..

Keadaan yang canggung seperti ini..

Bukankah sangatlah tepat untuk mengatakannya?

 

   “Aku…” Donghae menggantung ucapannya. Ia sama sekali tidak mengetahui bagaimana keadaan hati seorang Im Yoona.

 Hati seorang gadis yang menunggunya membuang semua kegengsian dalam dirinya dan dengan sepenuh hati akan mengatakan kalimat ‘Saranghae’ atau ‘I Love You’..

  Donghae tidak mengetahuinya sama sekali..

pada kenyataannya ia bukanlah orang yang peka’..

      “Aku ingin kau segera pulang…”

 

Dan..

  Yoona langsung membenamkan wajahnya di pelukan pria itu.

Sungguh. ia sangat kecewa..

  Kecewa berat hingga rasanya hatinya terasa remuk redam..

Apalagi saat Donghae menyuruhnya untuk segera pulang..

 Apa.. apa Yoona merepotkannya?

Apa..

Donghae tidak ingin mengantarnya pulang setidaknya sebagai permintaan maaf??

  Apa..

Apa Donghae sudah bosan padanya??

   “Jangan cemberut begitu.. aku minta maaf…”

Yoona tak menjawabnya. Ia sudah bersiap melangkah pergi walau sebenarnya benaknya mengatakan lain..

   “Aku akan menemuimu di kampus besok…”

Donghae bergerak menjauh.

Yoona menoleh padanya.

    Lihatlah.. bahkan dia tidak mengatakan salam perpisahan…

Yoona ingin menangis,

  Donghae..

Apa kau benar-benar merasa bosan padaku??

 

~ An Innocent Dignity ~

 

  
    “Tidak perlu memata-matainya Kak…”

Donghae melipat kedua tangannya di depan dada.

  Pria yang memakai topi hitam, yang bersembunyi di balik dinding, itu sedikit menaikkan topinya saat melihatnya.

   “Donghae…”

   “Tak usah mengatakan apapun lagi! Yoona sudah bercerita padaku, dan aku sangat yakin jika orang itu adalah dirimu Kak…”

   .

   “Kalau Kakak ingin meminta maaf, lebih baik Kakak pergi saja.. jangan mengikutinya! Jangan muncul di hadapannya! Apa kakak pikir aku tidak menyadari jika Kakak sudah membuntutinya sejak ia menungguku di depan rumahnya??”

Pria yang dipanggilnya ‘Kakak’ itu memasang wajah datar. Ia melangkah maju sehingga Bekas luka silang di pipi sebelah kanannya terlihat semakin jelas tertimpa cahaya lampu,

  Benar-benar mengerikan..

   “Bekas luka ini.. jika dendamnya masih membara.. jika dendam yoona masih ada.. ia akan tetap ada!! Kau harus mengerti ini!!”

   “Aku tidak akan membiarkanmu Kak! Aku tidak akan membiarkannya sedih karena harus mengingatnya lagi! Terlebih lagi jika ia tahu kalau kau adalah Kakakku, Kakak kandungku, Kakakku yang telah membunuh calon suaminya!!!”

 

 

To Be Continued..

16 thoughts on “[FF] An Innocent Dignity Chapter 7

  1. kakak hae org yg ditulis yoona didiarynya?
    yg membunuh calon suami yoona pas lg berburu? *penasaran
    lanjut thor..
    jln lma2 ya..😉

    Suka

  2. Gawat ini masalah bakalan rumit
    Jadi kekasih yoona itu dibunuh?
    Bukan karena kecelakaan?
    Tp knpa? Apa dia pernah punya salah?
    Dan knpa lelaki itu harus kakak donghae..

    Suka

Express Your Feelings! With make a comment.. ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s