[FF] The Cup Of Love Chapter 4

The Cup Of Love..

YoonWon ff poster

Title: The Cup of Love Chapter 4

Genre: Romance, Family

Author: Yuunagi MN

Pairings: YoonWon (YoonA & Siwon)

Main Cast:

– Im YoonA ‘SNSD’ as Im YoonA

– Choi Siwon ‘Super Junior’ as Choi Siwon

OST:

– Kim Sung Gyu : 60 Seconds

Note:

 Udah lama tidak nge update ff ini.. Huaah😥

Tapi ya sudahlah, yang terpenting akhirnya Author sempat nge lanjutinnya😀.. satu dari sederet ff favorit Author.. hehehe😄😀

 Silent Reader? harap menjauh dari ff ini!!😥

Happy Reading!!

~ The Cup Of Love Chapter 4 ~

  Gadis itu masih saja memandangi wajah tampan lelaki di hadapannya. Ia juga masih merasa bingung.. dan sedikit takut,

  ChoiChoi.. bagaimana bisa se mengerikan ini??

Benar, wajahnya muram tanpa senyum, dan sorot matanya terasa menusuk tajam,

 Ini.. Ini bukan seorang ChoiChoi yang biasanya.. ini bukan ChoiChoi yang selalu bersikap seenaknya..

  Bukan seorang ChoiChoi yang selalu saja berbicara sesuka hatinya..

  Juga bukanlah seorang ChoiChoi yang selalu ia sukai apa adanya..

Yoona menundukkan wajahnya. Memikirkan hal-hal yang ia senangi dari pria ini..

  Wajahnya yang sedang kesal, wajah cueknya, juga.. cara bicaranya yang kasar dan hampir selalu berteriak..

  Itu, yang Yoona ingat. Bukan sikapnya yang begini..

  Bukan yang ini..

   “Yoona…” Pria itu terlihat putus asa,

Tangannya bergetar pelan. Yoona tak menyadarinya.

Choi Siwon perlahan menarik tangannya. Ia terdiam dan membuang muka,

  Entahlah apa yang tengah ia pikirkan. Sesuatu yang ia rasakan, terasa amat sulit untuk di ketahui oleh orang lain..

   “Aku.. hanya memikirkan ChoiChoi…” Yoona berkata pelan.

Siwon tak bereaksi sedikitpun. Dan Yoona merasa dia telah salah bicara..

  Apa dia salah berkata jujur??

 Oh, apa ia harus berkata bohong dan mengatakan jika dirinya tidak sedang memikirkan seorang ChoiChoi??

  Haruskah?

 Apa dengan begitu, ChoiChoi akan merasa lebih baik??

Yoona menatap sosok itu dengan lebih dalam..

  “ChoiChoi, aku salah bicara ya??” tanyanya takut-takut.

Tapi lelaki itu tak menanggapinya. Dia malah memutar tubuhnya hingga membelakangi Yoona.

 Siwon terlihat mengusap belakang kepalanya,

   “Kau tidak salah bicara…” katanya pelan.

Dan..

 Yoona tersenyum manis. Cara bicara pria ini telah kembali seperti sedia kala. Cara bicara yang begitu disukainya,

   “Benarkah??”

   “Ne…”

Yoona memerah dan saling menyentuhkan kedua jari telunjuknya. Ia malu,

 Benar.. ini kebiasaan yang sesungguhnya tak terlalu ia sukai..

   “Benarkah??” tanyanya lagi. Sekarang wajah mungil itu telah semerah kepiting rebus,

  Benar-benar tak bisa di tebak..

Apa yang sebenarnya yang ia pikirkan di otak polosnya itu??

 

Oh, ayolah..

Siwon bukanlah lelaki yang mudah bersabar dalam menghadapinya. Mendengar pertanyaan Yoona yang selalu sama, membuatnya agak sebal..

 Sebal karena tak bisa menahan diri, juga sebal karena dirinya terlihat bagai ibu yang sedang mengajarkan ‘logika’ kepada putrinya yang masih TK..

  Sungguh.. ini sangat memalukan!

   “Bodoh!”

 Pria tampan itu berjalan kearah mobilnya yang terparkir di halaman depan. Dia tak perlu capek-capek menyuruh gadis itu masuk, pasalnya Yoona akan selalu mengekorinya dengan wajah bodohnya, senyuman itu, dan pipi tomat khas nya..

  Yah.. Siwon hampir saja kehilangan harkat martabatnya saat melihat tangannya tanpa sadar mencoba menyentuh pipi itu. Untung saja Yoona sedang disibukkan dengan boneka yang tergeletak di tempat duduknya, jadi gadis itu tidak bertanya hal-hal bodoh lagi..

   “ChoiChoi! Bonekanya lucu…. Oh, ChoiChoi suka rilakkuma juga ya?” Yoona tersenyum ceria dan menatap kearah pria yang sedang sibuk memakai sabuk pengamannya.

   “Aku juga suka!!” Siwon menatap ke arahnya. Menyuruh agar gadis itu berhenti mengoceh agar ia bisa memakaikan sabuk pengaman di tubuhnya,

  Tapi Siwon memang sedang sial.. gadis polos itu tidak pernah paham dengan isyarat apapun, ia mulai kesal tatkala Yoona kembali mengoceh dan menggerak-gerakkan tangannya.

  Dan akhirnya Siwon merebut boneka rilakkuma –milik sepupunya yang tertinggal di mobil- lalu melemparkannya ke kursi belakang..

 Berhasil! Saat itu juga Yoona menghentikan segala ocehannya tentang asal-usul rilakkuma dan membiarkan Siwon memakaikan sabuk pengaman itu padanya..

  Memang terlihat sangat manja. Tapi toh Yoona tidak pernah menyuruh ataupun memaksa Siwon melakukannya..

Yang ada, pria itu akan sangat marah jika Yoona mengeluarkan tanda penolakan walau secuil pun.

  Ia sungguh merasa takut jika pria itu menjauhinya. Jadi.. satu-satunya cara yang terampuh hanyalah mengikuti segala perintahnya..

Benar kan???

 

 Yah.. Memang pada dasarnya bukan hanya itu masalahnya..

Yoona. Gadis terpolos di keluarga Im itu, selalu saja memarahi dirinya sendiri ketika merasakannya lagi..

  Debaran keras dijantungnya..

Benar.. Debaran itu selalu saja membuatnya tak bisa bernafas sangking gugupnya..

  Perasaan malu, senang, serta gugup itu terasa seperti air yang tercampur menjadi satu secara sempurna.

Kenapa ini terjadi?, hanya pertanyaan itu yang Yoona bisa tanyakan pada dirinya sendiri..

   “Kau kenapa??” Siwon menarik pipi kanan gadis itu ke arahnya.

Ia mengernyit. Tidak paham dengan perubahan rona wajah Yoona,

  “Aku.. tidak.. aku tidak…”

   “Tidak apa?? Mau menolak sikapku??”

  “Bu-bukan.. “ Yoona memasang wajah panik.

Tolong.. jangan marah lagi…

 

~ The Cup Of Love ~

  “ChoiChoi.. apa pamanmu orang yang ramah??”

Yoona berbicara seraya memasukkan sesendok es krim yang terhidang di hadapannya. Ia lupa satu hal yang sangat penting..

  Bahwa Siwon tidak pernah suka jika membicarakan tentang keluarganya..

  Terbukti, pria itu tampak merubah mimik wajahnya..

   “Semua anggota keluargaku tidak ada yang baik…” jawabnya singkat.

Dia menggenggam mug teh yang ada di tangannya. Begitu kerasnya hingga tangan itu memerah pucat seakan kehabisan darah,

   “Kenapa begitu??”

Siwon mengusap wajahnya. Lalu mendelik tak suka,

   “Kau tidak perlu mengurusi masalah keluargaku…”

Dingin lagi.. nada bicaranya,,

   “Yang harus kau lakukan hanyalah berdiri disitu dan menuruti apa yang kuperintahkan…” Siwon melanjutkan kata-katanya.

  Semoga Yoona paham maksud ucapannya yang kali ini.. jadi ia tidak perlu menahan rasa malu untuk menjelaskannya,,

   Tapi satu hal membuat ia berteriak keras. Saat gadis itu tiba-tiba memundurkan kursinya dan hendak berdiri… di atas meja!!

   “Hei! Apa yang mau kau lakukan??!!!” teriaknya kencang.

Yoona menatapnya polos,

   “Tapi.. tadi kata ChoiChoi…”

   “Bukan itu maksudku bodoh! Maksudku, Kau hanya perlu berdiri disitu, di hadapanku! Di jangkauan mataku… disampingku!!”

 Dan, apa respon Yoona??

  Ternyata sama seperti yang sudah bisa ditebak,

Gadis itu hanya melongo sambil menatapnya tidak percaya..

  Membuat Siwon buru-buru menarik tangannya untuk pergi dari tempat itu sebelum ia semakin di buat malu oleh tingkah lugu Yoona.

Yah, sebelum ia merasakannya…

 

To Be Continued..

13 thoughts on “[FF] The Cup Of Love Chapter 4

  1. Sebenarnya Siwon itu siapanya Yoona? Aku masih belum paham
    Dan apakah sikap baik Siwon selama ini palsu?
    aku sangat terkejut saat Siwon itu berteriak kepada Yoona
    dan apakah Yoona menyukai Siwon?

    Hah jeongmal sungguh membuat otakku pusing

    Suka

  2. Kenapa siwon bilang anggota keluarganya ga ada yang baik, emang ada apa dengan keluarganya..??

    Dan kenapa siwon kaya orang yang punya 2kepribadian ya,,
    Dia akan lembut pada yoona kalo gadis itu menuruti apa yang dia katakan,
    Tapi dia akan marah dan terkesan kejam kalo yoona membantah dia, dan ga mengikuti apa yang dia katakan..
    Lumayan menyeramkan juga dia, sama kaya anggota keluarga nya yang lain..

    Suka

Express Your Feelings! With make a comment.. ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s