[FF] You Are Mine Chapter 8

LuYoon ff Poster

You Are Mine..

LuYoon ff Poster

Title: You Are Mine Chapter 8

Genre : Romance

Pairings: LuYoon (LuHan & Yoona)

Main Cast:

– Im YoonA ‘SNSD’ as Im YoonA

– Xi LuHan ‘EXO-M’ as Choi LuHan

Support Cast:

– XiuMin ‘EXO-M’ as XiuMin

– Cho KyuHyun ‘Super Junior’ as Im KyuHyun

– Choi Siwon ‘Super Junior’ as Choi Siwon

Lenght: Chapter

OST:

– Henry : Trap

Note:

 Update, update🙂 Kali ini author masih semangat, yah.. hitung2 masih ada reader setia disini.. Gomawo untuk yg udah ninggalin ‘kicauan’ nya di chap sebelumnya. Chap ini khusus untuk kalian semuanya😀

Don’t forget to leave a comment ..

Happy Reading!! ^^

~~~~~~oOo~~~~~

~ You Are Mine Chapter 8 ~

   Cinta itu memang menyakitkan..

Cinta itu tidak selalu terasa indah.. benar kan?

Lalu kenapa beberapa orang justru mati-matian mengejarnya??

  Apa mereka hanya berlari kemana keberuntungan mereka menuntun??

Bahkan mereka tidak tahu,

  Apakah mereka akan terbalaskan..

Atau malah tersakiti..

  Mengapa rasanya selalu seperti itu??

Apa itu memanglah sebuah rahasia alam?

  Entahlah…

 

~ You Are Mine ~

   “Maaf, aku tidak bisa..” Yoona mendorong pelan kotak kecil berbentuk hati yang berada tepat dihadapannya.

Sorot matanya sayu, LuHan bisa melihatnya dengan jelas dan itu membuat hatinya terasa amat sakit,

  Lebih sakit dari apapun yang pernah ia rasakan di dunia ini.

Saat kecanggungan menyelimutinya, saat beberapa patah kata penolakan terus saja di terimanya, saat perasaannya tak kunjung terbalaskan..

   Oh.. siapa yang tahu rasa sakitnya??

  Siapa yang tahu rasa perihnya??

Adakah yang tahu rasa sesaknya??

  Tidak.. tidak ada satupun..

Yah, rasa sakit ini.. hanya LuHan yang merasakannya..

   “Gwaenchanha.. aku mengerti…” pria itu mencoba tersenyum. Walau tetap saja senyuman itu terlihat di paksakan, ia tak peduli.

 LuHan menggerakkan tangannya hendak meraih kotak cincinnya. Namun ketika ia mendapatkannya, satu ledakan keras  terjadi di jantungnya..

  Yoona.. menahan tangannya?? Apa gadis itu ingin berubah pikiran? Benarkah ini?

Lelaki itu mendongak untuk melihat ekspresi yang ada di wajah gadis yang paling berarti untuknya.

  Namun.. satu hal terjadi..

 Yah.. ekspresi yang ia sangat harapkan tidak ada.. mungkin juga tidak akan pernah ada..

 Malahan sebaliknya.. gadis itu ber ekspresi sedih. Ia juga menangis..

Dan ketika suara gemetaran Yoona terdengar. LuHan merasa dadanya tertusuk oleh sebilah pisau tajam,

   “A-Aku mohon padamu LuHan.. tolonglah, tolonglah Siwon Oppa…”

LuHan meremas kotak cincinnya. Hatinya terasa terbakar,

   “LuHan… aku mohon padamu.. dia sedang kritis di rumah sakit.. a-aku..”

   “APA PEDULIKU??!!!” LuHan berteriak keras memotong kata-kata Yoona. membuat gadis itu semakin terisak keras.

  Yoona tahu benar. Luhan begitu membenci kakaknya itu. Begitu membencinya samapai-sampai tak bisa diungkapkan dengan kata-kata lagi,

   “Luhan..” Yoona mencoba bicara di sela isakannya.

Tapi sepertinya LuHan tidak akan mengijinkannya,

   “Memangnya kenapa kalau dia kritis?? Memangnya kenapa kalau dia akan mati?? Kenapa aku harus peduli pada orang yang tak pernah mempedulikanku?!! Kenapa aku harus peduli pada orang yang tidak pernah melihat perasaanku??!”

.

   “Kenapa?? Kenapa kau selalu mempedulikannya?APA KAU TAK PERNAH MELIHATKU ADA DI MATAMU??!!”

   “Luhan…”

LuHan terengah. Ia mendorong kursinya dan membantingnya hingga patah.

 Satu sifat temperamentalnya mulai muncul. Yoona meremas ujung kemejanya, khawatir kalau-kalau LuHan akan bersikap kasar..

   “Kau ingin menolongnya, tolong sendiri!! Jangan berharap aku akan sudi melakukannya…”

Braakkk

   Dan satu bantingan keras di pintu itu semakin menambah rasa putus asa Yoona. ia merosot jatuh ke lantai dan menangis untuk kesekian kalinya.

  Yoona kecewa..

Sungguh sangat kecewa..

  Pada LuHan.. pada sikap kasarnya. Pada perlakuan dinginnya… semuanya…

Meski ia sudah terbiasa. Meski LuHan kerap kali meneriakinya,

 Tapi tetap saja ia merasakan sakit yang teramat sangat di dadanya..

Ia tidaklah merasa sedih. Saat lelaki itu menyodorkan cincin itu padanya…

  Yoona tidak merasakannya, dan itu membuatnya bertanya-tanya..

Kenapa perasaannya begini??

 Kenapa LuHan bisa menghancurkan perasaannya seperti ini jika ia tidak mencintai pria itu????

   Kenapa???

~ You Are Mine ~

   “Dia sungguh terlihat kacau…” XiuMin meneguk minuman kaleng yang ada di tangannya.

  LuHan membenarkan posisi kacamata hitamnya.

Ia terlihat muram,

   “Biarkan saja.. aku ingin melihat seberapa besar rasa cinta konyolnya itu pada kakakku…” ketusnya asal.

XiuMin menoleh dan menepuk punggungnya,

   “Kau terlalu lama bersembunyi di balik kacamatamu. Bagaimana kau bisa mengerti gadis itu jika hanya melihatnya dari jauh dan dengan penghalang ini…” katanya sambil menunjuk sang kacamata hitam yang masih bertengger di wajah tampan LuHan.

Pria itu mendelik tak senang,

   “Kau harus menatap wajahnya dari dekat, dengan begitu maka apa yang ia rasakan akan kau rasakan juga…”

  LuHan membuang muka,

   “Aku tidak mau melakukannya.. itu sungguh kekanakkan!”

Ia berjalan pergi.

  Tapi saat ia memutar kenop pintu rumahnya, kata-kata XiuMin seakan memukulnya keras,

   “Lebih kekanakkan lagi jika kau hanya menontonnya bukan??”

Braakk

   “Sial!!” LuHan memukul dinding di dekatnya. Rasa marah itu masih saja setia membakar hatinya,

Ia serasa ingin menangis..

   “Tolong jangan permainkan aku terus….”

~ You Are Mine ~

  Gadis itu terduduk diam di depan ruang rawat sang tunangan. Choi Siwon. Ia tak bergerak sedikitpun sedari tadi, apalagi mengeluarkan suaranya.

 Yoona.. Im Yoona. Ia tampak sama persisnya dengan sebuah patung.

  Dingin dan selalu berekspresi sama.

Ia sungguh tidak tahu harus berbuat apa,

  Saat mendengar kabar jika Siwon harus menjalani operasi akibat tertembak peluru pistol di bagian perutnya, ia merasa seisi dunia menjauhinya..

  Mulai dari kakaknya sendiri yang tiba-tiba menghilang dari rumah, dan LuHan yang marah-marah padanya. Juga keluarga besar Choi yang kesemuanya masih berada di luar kota,

  Sekarang.. pada siapa ia harus menangis dan menumpahkan perasaannya?? Pada siapa ia harus meminta tolong??

  Tuhan.. yah, hanya pada Tuhan ia meminta pertolongan..

 Semoga Dia memberi jalan yang terbaik untuk semuanya..

 

   “Sampai segininya kau…”

Yoona mendongak menyadari seseorang tengah berbicara padanya. Saat itu juga airmatanya kembali tumpah..

  Kenapa harus dia??

Kenapa harus laki-laki ini yang ada di hadapannya??

  Kenapa orang yang sering menyakiti hatinya ini??

Kenapa harus seorang Choi Luhan??

   “Kenapa harus dirimu yang selalu berjuang??”

   “Aku tidak…” LuHan menggantung ucapannya tatkala gadis itu tiba-tiba memeluknya.

Basah..

Ya, LuHan merasa bahunya basah, gadis ini pasti menangis lagi..

   “Aku akan melakukan apapun.. apapun itu asal kau mau menolongnya.. apapun yang kau inginkan, apapun itu…” Yoona terisak keras.

  Gadis itu sudah terlalu putus asa. Mencari pendonor darah yang cocok untuk Siwon di tengah malam begini. Juga pendonor ginjalnya dengan cepat sangatlah mustahil, sementara kondisi Siwon sudah sangat parah.

   “Menikahlah denganku… maka aku akan menolongnya…”

Yoona membulatkan matanya. Tetesan air mata itu mendadak ikut terhenti. Kepalanya memutar ulang kalimat LuHan yang barusan,

  Menikah??

  Dengan LuHan??

Menikah??

  Menikah??

   “Bagaimana? Kau pasti tidak akan setuju kan? Sudah kuduga…” LuHan tertawa. Ia berusaha melepaskan pelukan Yoona, tapi usahanya tidak berlangsung lama..

  Saat jawaban gadis itu mengejutkan hatinya,

   “Kita akan menikah.. jika itu yang kau inginkan…”

 

 

To Be Continued..

9 thoughts on “[FF] You Are Mine Chapter 8

  1. whatt!! why…??? lagi seru2nya eee sebel banget tu ngeliat tulisan “TBC”
    lanjut..lanjut ya thor..pokoknya endingnya hrus LuYoon#maksa banget
    hidup LuYoon!!!~lagi demam exoshidae soalnya..
    klo siwon oppa buat author aja dech..^^ hehheehehe

    Suka

  2. Ya ampyun mengharukan.knapa yoona berkorban untuk siwon.tapi luhan М̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊ℓɑ̤̥̈̊H̶̲̥̅̊ ◦° sng dgn keadaan ini.berarti luhan kan jahat.ya ampyun.kshan luhanku mskipun menikah kalu yoona tdk cinta pdanya.apa guna??

    Suka

Express Your Feelings! With make a comment.. ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s