[FF] Storm And Bubbles.. Chapter 7 – END (YoonWon – YoonA & SiWon)

Storm And Bubbles… Chapter 7 – End

 

Title: Storm And Bubbles Chapter 7 – END

Main Cast:

– Im YoonA ‘SNSD’ as Im YoonA

– Choi SiWon ‘SuJu’ as Choi SiWon

Support Cast:

– Lee DongHae ‘SuJu’ as Lee Donghae

– Kwon Yuri ‘SNSD’ as Kwon Yuri

Genre: Romance

Ost: se7en – Promise

Note: I’m Back World!!!!!!!! ^_^

+++++++^_^+++++++

 

“YoonA.. tolong hentikan, hentikan semua ini.. hentikan semua kebencianmu padaku….” Donghae maju selangkah masih dengan tatapan mata memelas “Bisakah kita hentikan semua peperangan ini?? Bisakah kau berhenti mengucapkan kata ‘tidak’ untukku??.. aku.. aku benar-benar tidak bisa hidup tanpamu, tidak bisa, tidak akan bisa…”

   “Cukup.. jangan berkata apa-apa lagi..”

   “Sekali ini aku mohon Yoona.. aku akan melakukan apapun asal kau mau kembali padaku…” ujar Donghae lembut dan meletakkan sebelah tangannya di pipi kanan Yoona.

   “Tidak mau.. aku.. akan menikah besok..” tolak Yoona halus lalu melepaskan tangan Donghae yang ada di pipi nya. Yoona menundukkan wajahnya, ia menggigit bibir bawahnya, menahan tangis.

 Donghae tampak menghela nafas panjang kemudian kembali menatap wanita didepannya,

   “Apakah aku harus mati? Haruskah aku mati dulu? Apakah jika aku mati, kau akan melepaskan segalanya dan kembali padaku??”

   Yoona mendongak “Apa yang kamu katakan?? Bukankah dulu.. dulu..” katanya terbata-bata seiring dengan cairan bening dari kelopak mata indahnya. Air mata, yah.. hanya itu satu-satunya cara Yoona mengontrol emosi dan kesedihannya saat ini..

    Lelaki berwajah sendu itu mendongak menatap langit malam walau sebenarnya dengan tujuan agar hatinya sedikit tenang.

Terdengar isakan tangis yoona, Donghae pun merasa iba..

   “Tolong lepaskan.. kumohon, jangan peluk aku… hikkkss.. kamu menyakitiku..” isak Yoona tertahan ketika tiba-tiba tubuh lelaki itu memeluk nya sangat erat. Bukannya tidak menolak, Yoona sudah berusaha melakukannya sekuat tenaga.. tapi tetap saja, kekuatan Donghae sangat berbanding jauh darinya. Ia Cuma bisa menangis dan memohon… agar Namja itu tidak mempermainkan perasaannya, dan tentu saja hatinya…

 

   Dibalik pintu, Yuri memejamkan matanya yang berkaca-kaca. Sakit memang  menerima kenyataan… Kenyataan jika lelaki yang ia cintai sepenuh hati, lelaki yang mengisi relung hatinya sekian lama… ternyata mencintai wanita lain….

*******

   Siwon tengah sibuk menelpon seseorang sebelum akhirnya ia terpaksa harus menutup sambungan telpon itu karena bunyi bel yang terus-terusan berbunyi, mengusik telinganya.

   Setengah kesal, Siwon beranjak bangkit dari duduk santainya dan menghampiri pintu..

Kreeek

   “Yuri??”

   “Siwon Oppa…”

   “Woah ada apa? Tumben malam-malam kau datang?” Sambut Siwon ramah, masih sambil berbicara mata obsidiannya mencari sosok lain yang mungkin datang bersama Yuri..

   “Ehm.. Yoona mana? Kau tidak datang bersamanya?” tanya Siwon kecewa. Yuri menggeleng lemah.

   “Oh yasudah, ayo masuklah…. Eh jangan ah!”

   “Wae??”

Siwon terkekeh Gaje “Kata ‘calon istriku’, kalau seorang calon pengantin pria tidak boleh bersama wanita lain…..”

   “Yak! Tidak lucu ah!!”

   “Hahaha aku bercanda, ayo masuklah… sepertinya kau mau membicarakan sesuatu yang penting…”

******

  “Yuri eonni….” Panggil Yoona lemah seraya mengedarkan pandangannya mencari sosok wanita itu. Ia merasa sangat lemas, sekujur tubuhnya pucat pasi dan tidak bertenaga..

   Yoona berjalan terseok-seok menuju kamarnya, namun karena tidak fokus menatap ke depan, Yeoja itu tanpa sengaja menginjak suatu benda hingga membuatnya limbung dan  akhirnya jatuh terjerembab ke lantai.

   “Aww…” Yoona meringis kecil menyadari rasa sakit pada pergelangan tangannya dan rasa sakit pada pergelangan kakinya semakin menjadi-jadi, membuat Yoona menangis lirih…..

*******

    “eungggh….” Lenguh Yoona malas saat seseorang yang disangkanya Yuri mencubiti pipinya.

   “Aisssh Yuri eonni… jangan usil…” kata Yoona kesal masih dengan mata terpejam. Yeoja itu menarik selimutnya namun lagi-lagi selimut itu ditarik oleh orang itu.

   “EONNI!” kesal Yoona, ia sontak duduk dengan mata mengantuk.

   “Aku capek, lelah, dan mengantuk… kenapa sih suka sekali menggangguku saat tidur dan mencubitiku dan…. Hmmph…..”  mata bulatnya membesar seketika.. dan Yoona terkejut bukan main melihat siapa gerangan sosok yang tiba-tiba menciumnya.

   “hehehe apa kabar ‘calon istriku’? sudah pagi nih… kau tidak mau menikah denganku eoh?”

 

 Yoona terbengong masih tidak mengerti, namun beberapa detik kemudian dia berteriak kesal “Oppa!”

   “Ne?” jawab Siwon santai dengan wajah tak berdosa.

  “Ini masih jam 2 pagi!”

   “Oh benarkah??” tanyanya pura-pura pikun sambil melihat jam tangannya.

 Yoona ingin beranjak bangun , berniat menyeret namja itu keluar dari kamarnya namun sepertinya kali ini Siwon sedang beruntung. Begitu yeoja itu turun, dia hampir saja jatuh membentur meja kalau saja Siwon tidak menangkap tangannya.

   “Tuh khan, kau ini sungguh-sungguh keras kepala seperti batu, ayo tidur saja daripada kau jatuh lagi….”

   “Tidak mau….”

   “Eh?kenapa??”

   “Karena Oppa masih disini….”

Siwon memutar bola matanya berpikir “Lalu kenapa kalau aku disini hm??”

Blush…

   Rona merah itu kembali menghiasi kedua pipi imut yeoja itu. Biarpun sudah sering kali di kerjain dan sudah berpuluh-puluh ribu kali diajari oleh Yuri bagaimana caranya agar ia tidak terus mudah di goda.. namun tetap saja, Im Yoona adalah sosok wanita polos yang tidak mungkin mengerti ….. (?)

   “Kau..” Siwon menyentuh pipi Yoona dengan telunjuknya “MAU KUMAKAN HAH?!!!”

   “Eh? Ti..tidak…” Yoona terkejut.

   “Kalau begitu, kenapa kau bisa terkilir begini hah? Kau ini sebenarnya bisa jalan atau tidak??!!”

   “A..Aku minta maaf Oppa….” Ucap Yoona pelan sangking takutnya,

   Siwon mendengus kesal “Aku tidak bisa selalu memperhatikanmu, kau ini……” decaknya kesal.

  Meski kemarahan lelaki itu di dasari oleh rasa khawatir dan kepedulian , tapi ternyata kata-kata itu tetap saja menyakiti hati Yoona. Yeoja itu pun menangis..

  Siwon gelagapan tidak menyangka “Hey….”

   “Aku memang tidak melihat jalan , maafkan aku…..”

   “Hey,hey…..” Siwon segera memeluk Yoona “Jangan menangis.. aku khawatir denganmu, aku takut terjadi apa-apa padamu.. makanya tadi aku marah… itu karena kau peduli..”.

   Yoona menghentikan tangisnya lalu mulai membalas pelukan hangat lelaki itu ,

   “Benar? Itu tidak bohong??” tanyanya berbinar-binar.

   “Tidak! Itu tidak benar! Jadi menangislah! Menangis lagi!!” Ucap Siwon kesal hingga ke ubun –ubun. Yoona malah tertawa kecil,

   “Oppa….”

   “Ne?”

~ Cup ~

   “Oppa baik deh….” Ucap Yoona lagi dengan mata polosnya. Membuat Siwon ternganga tidak percaya dengan ciuman singkat yang baru  ia dapatkan.

   “Hey…….”

*******

@ Morning

  “Kyaaa!! Kau cantik seklai Yoong?? Woah benar ini Yoong ku?? Kau benar-benar cantik!” cerocos Yuri asal ngebut bagaikan kereta api express , bicara tanpa titik koma.

   “Benarkah??”

  “Benar….. ayo pergi, Siwon oppa sudah mengirimkan mobil jemputan…..”

   “ne…. arasseo…”

********

   Sepanjang perjalanan Yoona terus berdiam diri sambil sesekali melirik wanita yang ada disampingnya. Ia begitu bingung dan heran dengan sikap Yuri yang aneh hari ini, sempat Yoona beprikir akan sesuatu hal tentangnya namun ia cepat-cepat menggelengkan kepala kencang, menepis semua pikiran buruknya.

   “Ada apa Yoong??” suara Yuri mengacaukan lamunan Yoona.

   “Eh.. ah.. aku tidak berpikir apa-apa kok..” tanpa sadar bibir yeoja itu mengucapkan kata-kata itu yang mungkin akan membuat Yuri curiga,

   “Memangnya apa yang kau pikirkan ??”

   “Tidak.. aku hanya……”

 

CKIIIIITTTTTT

   “Ahjussi! Ada apa sih?”

   “ada seorang pria dan mobilnya menghalangi jalan . Nona…”

   “Apa??”

 Yuri membuka pintu mobil hendak keluar namun sebuah tangan menahannya,

   “Biar aku saja eonni……”

 

******

  Yeoja itu sedikit menaikkan gaun panjangnya begitu kakinya menapak di tanah. Ia menatap lurus kedepan, dimana berdiri seorang namja tampan ber tuxedo hitam rapi yang sedang menatapnya tanpa berkedip.

   “Donghae-ssi..” panggil Yoona lembut. Lelaki itu tersadar dan tersenyum tipis, wajahnya masih terlihat muram.

   “Sepertinya aku sudah menjelaskan status hubungan kita tadi malam……”

   “Aku tahu..”

   “Lalu?”

   “Aku sudah memutuskan, bahwa aku….”

   “Lalu apa? Kamu mau menyakitiku lagi? Mencengkram lenganku lagi?  Atau…”

   “TIDAK!”

   “Lalu apa??!!” sentak Yoona sedikit berteriak.

   “AKU MENCINTAIMU!!!”

Yoona terdiam sekejab.

   “Aku juga ingin menikahimu…. Aku juga ingin bersamamu, bukan hanya dia!! Bukan!!”

   “Maaf, aku benar-benar tidak bisa….”

   “Im YoonA!!”

 

  -skip- after the wedding… :p

  Siwon tertawa kecil melihat tingkah yeoja cantik plus manis di sampingnya. Bagimana tidak? Sepanjang jalan Yoona terus bernyanyi-nyanyi seraya menepukkan kedua telapak tangannya seakan dirinya adalah anak kecil yang diajak ber tamasya keliling kota. #nyanyi tasya :p#

   Mau tak mau, Siwon yang mendengarnya tertawa kecil .. terkadang ia mencuri – curi kesempatan mencium kening yeoja polos itu walaupun dirinya kini sedang menyetir.

   “Aisssh Oppa! Jangan nyiumin terus! Kalau nyetir itu harus lihat kedepan…..” oceh Yoona dengan wajah polosnya.

   “Habisnya kau membuatku gila……”

   “Eh?? Gila??”

   #Aduh, sudahlah… susah bicara dengan anak kecil Oppa!! Hehehe *plakkk dihajar Yuri karena mengganggu adiknya#

********

   Donghae melangkah cepat ke arah tengah jalan tepat dijalan dimana Siwon dan Yoona akan melewatinya,

 Lelaki itu sengaja berlari tiba-tiba saat dilihatnya mobil itu lewat, hingga Siwon terkejut dan sontak membanting stir ke samping….. dan…..

  Donghae tertawa jahat melihat api pada mobil yang menabrak pohon besar, api itu terus membesar dan akhirnya memakan seluruh bagian mobil kemudian meledak….

 

@ hospital

   Lelkai itu baru saja membuka kelopak matanya begitu mendengar suara alunan musik menggema di telinga kanannya. Ia mengedarkan pandangannya dan mengeluarkan ekspresi bingungnya….

   Siwon ingin bangun namun sebuah pemandangan manis menghalanginya. Siwon tersenyum lebar,

   “Yoong….” Panggilnya lembut sambil mengguncangkan pelan lengan Yoona yang tengah tertidur di sampingnya. Yeoja itu mengerang kecil namun kembali tidur.

   ‘Aisssh… walaupun tidur tetap saja dia menggemaskan….” Batin Siwon seraya mencubiti pipi Yoona.

Perlahan mata bulat yeoja itu terbuka.

  Siwon tersenyum cool “Hey……”

   “Oppa!”

Grep!

   Lelaki itu tertegun tak percaya, yoona tiba-tiba memeluk lehernya ketika ia ingin turun dari ranjangnya,

   “Maaf Oppa… gara-gara oppa menyelamatkan aku waktu itu, oppa jadi begini……”

Siwon tertawa kecil kemudian melingkarkan tangannya di pinggang kecil Yoona,

   “Aku khan suamimu… tidak mungkin aku sanggup melihatmu celaka ataupun terluka.. walaupun sedikit saja..”

   “Tapi aku khawatir hikkksss.. Oppa tidak bangun-bangun selama 3 hari… aku pikir..ku. aku sudah…”

  “Ssst jangan menangis… aku tidak akan mati hanya dengan luka seperti ini, arasseo?? Dan lagi….”

   “Ya??”

   “Terima kasih…..”

   “Untuk???”

   “Untuk cintamu padaku…….”

   “Yakk!”

Brraaaak!!!

  Yoona dan Siwon menoleh pada pintu di belakang mereka,

   “Siapa disitu???”

 

 

 

yeah… aku gagal…

kalian sungguh adalah gelembung-gelembung yang kuat…

Sampai-sampai aku, badai yang kuat, kalah dengan makhluk lemah seperti kalian…..

Aku yang tidak bisa mendapatkan salah satunya…

Aku yang tidak bisa menghancurkan kalian…

Mungkin hanya akan menjadi makhluk bodoh ketika kalian mengetahui cara menghindariku…..

 

 

-The End-

 

 

Hahahahaha uhukk, uhukk…. #tertawa terlalu lebar tuh *plakk abaikan*😀

Akhirnya berhasil menyiapkan nih ff yang serasa sudah sekian abad author tinggalin kekekeke …..

And rencana nulis ff kedepannya kurasa akan sulit…. #Author lagi blank niih #…..

Aisssh sudahlah! kok jadi curhat, hehehehe

 

#Pai…Pai ^_^

20 thoughts on “[FF] Storm And Bubbles.. Chapter 7 – END (YoonWon – YoonA & SiWon)

  1. YOONWON ♥♥
    bersatu juga akhirnya mereka.. buat sequelnya dong thor yoona kn blm pernah ngungkapin klo dia juga sk ma wonppa.. ditunggu ff yoonwon lainnya yaaa..
    Fighting^^

    Suka

  2. bagus sih eon ceritanya, apalagi kalau alurnya ga kecepatan dan ceritanya lebih panjang, tapi tetap ditunggu eon karya yoonwon yg lain

    Suka

  3. Yeah YoonWon happy ending. Sebenernya rada rada gak paham sih endingnya. Mungkin ini mah akunya aja yang ogeb kali ya. Wkwkwk.
    Authornim, teruslah berkaraya. Ini cerita yang bagus meskipun pendek dan agak kecepetan alurnya. Kenapa aku sangat telat kebangetan bacanya T,T.
    Gomawoyo, fighting.

    Suka

Express Your Feelings! With make a comment.. ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s