[FF] In Three Love Chapter 5 (YoonWonHaeKyu)

In Three Love Chapter 5

Title: In Three Love Chapter 5
Genre: Romance
Cast: Im Yoona, Lee Donghae, Choi Siwon, Kyuhyun, SeoHyun, Yuri
Note: Sebentar lagi akan terkuak semua rahasia kehidupan hahahhahahah *Author stress*.

OST: SNSD-Dear Mom & TaeTiseo-Baby Step

++++++++++^_^++++++++++

Selamanya nasib kita akan tetap terikat…..

Akan tetap ada selama aku masih bernafas….

Kumohon kepada Tuhan…..

Tolong ubah perasaan mereka padaku….

Karena kami saling terikat dalam benang merah….

Aku mohon Tuhan……..

= In Three Love Chapter 5 =

 

   “Eomma….. EOMMA!!!!”

   “Yoona-ya??? Yoona…. bangun Yoona!”

 Yoona terbangun dari mimpi buruknya, wajahnya dipenuhi keringat dingin dan tubuhnya menggigil. Yuri langsung memeluk adiknya itu dengan erat, Yoona menangis, menangisi kehidupan masa lalu kelamnya.

   “Sudah…. jangan menangis lagi….”

   “Unnie… aku merindukan eomma…. aku rindu eomma…. hiks,hiks….”

   “Jangan menangis…. jangan membuat Unnie melanggar janji…. Unnie sudah berjanji tidak akan membiarkanmu menangis…. jangan menangis….” Ucap Yuri dengan suara parau sambil mengelap airmata Yoona dengan jari tangannya.

   “Unnie…. kenapa??? Kenapa eomma membuang kita??? Kenapa??? Apa kita anak yang menyusahkan???? Apa kita tak berguna di matanya??? Apa kita anak yang……”

   “HENTIKAN YOONA!!! Jangan bicara seperti itu lagi!…”

   “TAPI KENAPA UNNIE????? KENAPA UNNIE TIDAK PERNAH MEMBERITAHUKU SIAPA EOMMA??? BAHKAN AKU TIDAK PERNAH TAU BAGAIMANA WAJAHNYA, SIAPA NAMANYA, DAN DIMANA DIA TINGGAL!!!” bentak Yoona lalu jatuh terduduk dilantai, menangis “Aku mohon Unnie…. aku mohon beritahu aku Unnie…. aku mohon…. aku sangat memohon padamu…..”

 Yuri berusaha membuat Yoona berdiri “Jangan seperti ini Yoona…. Untuk apa kau mencari wanita yang sudah membuang kita??? UNTUK APA???!!!…. Itu hanya akan menyakitimu dan menyakiti hati Unnie…..” Kata Yuri dengan mata mulai berkaca-kaca namun ia tak menangis, ia tidak mau terlihat lemah dihadapan adiknya sendiri.

   “Aku mohon Unnie…. aku tidak peduli walaupun dia tidak mengingat kita lagi, aku tidak peduli itu Unnie…. kiks, hiks, aku mohon Unnie…..”

Yuri mendongak menatap langit agar tangisnya tidak tumpah, Dia paling tidak bisa melihat Yoona menangis….

= In Three Love =

  Yoona berjalan lesu menuju sekolahnya, tidak ia pedulikan orang-orang yang ditabraknya di sepanjang jalan dan orang-orang yang menyapanya, yang ada dipikirannya hanya orangtua yang telah membuangnya.

 

 Yoona p.O.v

   Hatiku sakit sekali…. sakit sekali… Anak seperti apa aku ini??? Bahkan aku tidak pernah mencari dan memikirkan orangtuaku sedikitpun… Apa aku pantas dianggap manusia??…..

 Langkahku terhenti saat kulihat seorang anak kecil menangis sendirian di pinggir jalan, aku pun menghampirinya.

   “Ada apa adik kecil?? Kenapa menangis dipinggir jalan?? Dimana ibumu???”

   “Aku tidak tau Unnie… tadi ibu bilang mau membelikan es krim untukku tapi ibu tidak datang-datang juga, aku mencarinya tapi aku malah tersesat disini…”

DeG! Kenapa rasanya tidak asing, perasaan ini…. Perasaan ini….

   “Sudah jangan menangis…. ayo kakak antar ke ibumu….”

   “Kakak tau dimana ibuku???”

   “Ne….”

 Aku segera menggandengnya ke kantor polisi terdekat, tepat dugaanku karena seorang ibu langsung memeluk adik ini sambil menangis lega…

Rasanya kalau aku punya orangtua seperti dia pasti ada yang mengkhawatirkanku, Dan rasanya aku ingin menangis, aku ingin menangis, batapa senangnya jika melihat ada orangtua yang masih mempedulikanku… Setidaknya disaat saat terakhirku…..

= In Three Love =

 Aku berjalan lesu menuju kelasku.

   “Unnie!! Unnie kenapa sih??? Kenapa tak menanggapi panggilanku??? Hosh, hosh aku manggilin Unnie dari tadi….” Dumel Seohyun yang tampak kelelahan.

Aku??? Dari tadi dia memanggilku??? Tapi kenapa aku tak mendengar apa-apa??? Ya Tuhan…. apa telingaku….

   “Unnie pucat sekali…. Unnie bahkan lebih pucat dari Kyu Oppa…. Unnie kenapa sih tidak pernah mau ke rumah sakit???”

   “Tidak apa-apa Seo…. kamu jangan terlalu khawatir….. Oh ya, ngomong-ngomong bagaimana hubunganmu dengan Kyu Oppa????” tanyaku mengalihkan pembicaraan dan itu sukses membuatnya menceritakan tentang Kyu Oppa dari A sampai Z.

TIIIT bunyi itu kembali terngiang ditelingaku lalu aku tak bisa mendengar apa-apa, Kenapa aku tidak bisa mendengar apa-apa???? Apa mulai kambuh lagi??? Ya Tuhan….

 

   “Chagi, kenapa kau pucat sekali???” tanya Donghae sambil merangkulku, aku langsung melepaskan tangannya dari bahuku, aku tidak mau menguras tenaga untuk melawan kekeras kepalaannya.

   “Donghae oppa….. kumohon… jangan menggangguku hari ini saja… aku lelah….” pintaku lembut, kulihat dia melongo heran akan perubahan sikapku. Kuharap dia tak menjadi Posesif lagi seperti biasanya.

   “Kau sakit???”

   “Tidak…”

   “Lalu kenapa wajahmu pucat sekali???”

Aku hanya tersenyum menanggapinya, lalu dengan langkah ringan aku melangkah masuk ke ruang ganti baju untuk berganti memakai sergam basket.

 

Priiiit!!! Suara peluit wasit basket terdengar samar-samar ditelingaku.

   “Yoona-ya! Terima bola!” teriak Sica Unnie padaku, aku pun segera menangkap dan mendribble bola menuju Ring lawan, tapi pandanganku mulai kabur aku berusaha melawannya…. Tapi aku tak berkutik saat tubuhku tak sengaja tertabrak lawan, aku merasa semuanya gelap…. Kenapa aku selemah ini??….

End Yoona p.O.v

 

Yoona terbangun dari pingsannya, begitu terbangun dia mendapati dirinya ada diruang UKS.

   “Kau sudah sadar Chagi??”

Yoona menoleh lalu tersenyum pasrah.

   “Pulang sekolah kau harus ke rumah sakit, aku akan mengantarmu…..”

   “T-Tidak usah Oppa, aku….”

   “Jangan menolak!……”

TIIIIT…. Yoona kemabali tak bisa mendengar apa-apa, ia hanya menatap gerakan mulut Donghae berusaha mengerti apa yang dikatakannya.

Sepulang sekolah Yoona bertemu Kyuhyun di depan pagar…

   “Kyu Oppa…. kumohon…. kau harus lebih menjaga Seohyun ya???”

   “Eh??? Kenapa kau bicara begitu??? Kau seperti orang mau mati saja???” Cetus Kyuhyun.

   “Terserah deh Oppa mau ngomong apa, tapi Oppa harus berjanji ….. kau harus bersama Seohyun! Tidak boleh sama Wanita lain! Kalau tidak aku akan mencekikmu!” Ancam Yoona.

   “Hey! Hey! Cerewet sekali kau! Dasar Nenek Rusa!”

   “Kalian sedang apa???” tanya Donghae dengan wajah merengut, Yoona menoleh dan segera menarik tangan Donghae sebelum berantem lagi dengan Kyuhyun.

   “kalian mengobrol apa???” tanya Donghae yang terdengar cemburu saat di dalam mobil. Yoona hanya diam sambil senyum-senyum saja.

= In Three Love =

   “Apa??? Dia terkena… Kanker Ginjal????” tanya Donghae sedikit berteriak.

   “Ya…. dia sudah memasuki stadium 2, pasien seharusnya melakukan pencucian darah tapi sepertinya dia tidak pernah melakukannya….” Jelas Dokter.

   “Apa dia masih bisa ditolong Dokter????”

   “Ya… dia harus cepat melakukan transfusi ginjal, pencucian darah hanya dapat menghabat laju penyebaran kankernya…..”

Donghae terduduk kaget, ia sama sekali tidak menyangka kalau Yoona yang ceria mempunyai penyakit kronis seperti itu…

 

   “Oppa….. ada apa???” tanya Yoona dengan senyum manisnya, Donghae langsung memeluknya.

   “Kenapa kau tidak bilang kalau kau menderita penyakit seperti itu??? Kenapa kau tidak melakukan pencucian darah??? Kenapa???”

Yoona tersenyum lalu menepuk pundak Donghae “Oppa tidak usah khawatir, aku akan tetap hidup walaupun tidak cuci darah…. aku ini kuat loh!”

Donghae mencium bahu Yoona dan mempererat pelukannya “Aku akan segera mencarikan donor Ginjal untukmu…. aku tidak akan membiarkanmu kesakitan…..”

 

IN ANOTHER PLACE

 BRAAK!!!!

   “Ayah!!! Jelaskan padaku tentang isti pertama Ayah!!!”

   “Kenapa tiba-tiba kau bertanya seperti itu????”

   “Sudahlah, ayah ceritakan saja padaku siapa wanita bernama Lee Sunny itu????” *Author asal pake nama*

 Mr-Choi tertawa keras “Dia memang istri pertama ayah….. memangnya kenapa????”

   “Huh, ayah bilang kenapa??? Lalu kenapa ayah mengusir mereka????” tanya Siwon keras.

   “Itu karena alasan pribadi Ayah…..”

Siwon tertawa jahat “Oh Ya!!! SEKARANG JUGA, aku minta ayah membatalkan pertunangan itu!! AYAH juga tidak berhak mengurus hal pribadiku!!”

   “Ya sudah, tinggal batalkan saja apa susahnya?? Tapi kau harus ungkapkan alasanmu!”

   “Aku sudah menyukai wanita lain! Apa itu Cukup???!!!!”

   “Bawa dia kehadapanku! Aku ingin tau wanita seperti apa dia….”

   “OKEY!!! Aku akan membawanya sekarang juga!!!”

= In Three Love =

 Siwon menerobos masuk kedalam rumah Yoona saat Yuri baru membuka pintu,

   “Dimana Yoona??” tanya Siwon.

   “Keluar kau!!! Seenaknya masuk kedalm rumah orang! Kau tidak punya etika ya??!!!”

   “Ah, masa bodoh!! Katakan padaku, dimana Yoona???”

   “Huh, kalau aku tidak mau bagaimana???”

   “Kau…. Arrrhg, dia pasti dikamarnya khan!” Geram Siwon lalu dengan cepat membuka setiap pintu yang ditemuinya.

   “Hey! Keluar kau!” bentak Yuri, Siwon tidak menggubrisnya, ia sekarang membuka pintu terakhir yang ada dirumah itu.

   “Hey! jangan….”

Seketika Yuri dan Siwon terdiam shock tatkala melihat Yoona yang sedang merintih kesakitan sambil meremas selimut di atas tempat tidur.

   “Sakit…. hiks, hiks, sakit…..”

   “Yoona??? Kau kenapa???” tanya Siwon khawatir, Yoona masih memejamkan mata menahan sakit di organ tubuhnya yang semakin menjadi-jadi. Yoona semakin meremas perut bagian kirinya dengan bibir terus merintih kesakitan.

   “Cepat bawa Yoona kerumah sakit!! Cepat!!” Teriak Yuri penuh kekhawatiran, Siwon segera mengangkat tubuh Yoona dan segera membawanya ke mobil ferrari miliknya.

 

“Unnie….” panggil Yoona dsertai senyuman khasnya, Yuri langsung berlari dan menangis sambil mendekap adik kesayangannya itu.

   “Unnie…. kenapa Unnie menangis???” tanya Yoona polos.

   “Kau bodoh!! kenapa tidak pernah bilang kalau kau terkena Kanker itu??? Kenapa kau suka sekali memendam segalanya sendirian???”

  Yoona hanya tersenyum menenangkan “Unnie tidak usah khawatir… aku akan tetap hidup sampai Unnie menikah dan hidup bahagia nanti…. Aku tidak mau Unnie jadi stress karena aku, jadi tidak usah khawatir uNnie….” Kata Yoona penuh perasaan, Siwon hanya diam dengan mata berkaca-kaca.

 Yoona menatap Siwon “Tuan Choi Siwon????” lirihnya. Yuri yang sedari tadi menangis kini tersentak kaget begitu mendengar nama Siwon, matanya menjadi penuh kemarahan dan dendam, tangan Yuri mengepal menahan kemarahannya.

   “PERGI KAU!!!!” bentak Yuri pada Siwon dengan kasar, Siwon terheran sendiri.

   “Unnie…Unnie kenapa???” tanya Yoona heran sambil menahan Yuri. Yuri membisikkan sesuatu yang membuat Yoona kembali menangis.

   Yoona menatap Siwon dalam dan memeluknya “Kakak…..” lirihnya.

Siwon kembali terheran “Kakak????????”

To Be Continued….

 

 

 

11 thoughts on “[FF] In Three Love Chapter 5 (YoonWonHaeKyu)

  1. What kakak??? Jangan2 yoowon saudara???? Ttttiiiiiiddddaaaakkkkkk…pengenx endingx tuh yoowon…..still hope cz blom brkhir…heheheeee!!!!

    Mian author bru coment di chapter ine, criiitax seruuuu..:)

    Suka

  2. Kakak ????
    Apa siwon oppa yoona kandung ??
    Mudah2an g !!
    Ah ,,, fff ini bkin ak makin penasaran abissss ,,,, lanjut thorrrrr

    Suka

  3. Aish…..author jhat nih, msa yoona diksi kanker sih ?ya tuhan…. Trus,siwon oppa jg, cm sebates kakak doang ?nggak bs lbh Aish…..author jhat nih, msa yoona diksi kanker sih ?ya tuhan…. Trus,siwon oppa jg, cm sebates kakak doang ?nggak bs lbh Aish…..author jhat nih, msa yoona diksi kanker sih ?ya tuhan…. Trus,siwon oppa jg, cm sebates kakak doang ?nggak bs lbh Aish…..author jhat nih, msa yoona diksi kanker sih ?ya tuhan…. Trus,siwon oppa jg, cm sebates kakak doang ?nggak bs lbh pha ??

    Suka

  4. Ehh??

    Sikap yoona brubahh jd lembut am hae??

    Wihh ak gg nyangka yoona kena pe.akit kanker😦

    yoonyul jg saudara am siwon??? #shocked

    Suka

Express Your Feelings! With make a comment.. ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s